Kau bilang kau bosan. Bosan padaku, hah? Aku tak percaya. Apa salahku? Semudah itukah kau berkata. Kau tidak ingat, kau yang menyapaku duluan. Kau selalu mendekatiku. Bahkan disaat aku tidak bersikap baik padamu, kau masih terus berusaha. Dan sekarang kau bilang bosan. Semoga Tuhan mengampuni dosamu, Tuan.
Kau tahu? Aku sedang mencoba menjauh darimu. Aku akan menghindarimu semampuku. Semoga aku berhasil. Aku sudah terlalu lelah dengan drama ini. Kau yang mulai dan kau juga yang mengakhirinya. Apakah kau menganggapku seorang cameo bak di dalam film?. yang datang di hidupmu secepat kilat. Oh iya, aku lupa.kau berasal dari negeri penghasil bintang film terbaik di dunia. Wajar saja kau pandai ber-acting layaknya pemain film.
Aku membencimu. Tidak, tidak. Tidak mungkin. Dan tidak akan pernah terjadi. Kau tahu itukan. Aku harus melupakanmu. Bagaimanapun caranya. Harus!!!.
Aku harap kau tidak datang lagi membawa naskah baru. Naskah yang pernah kau bawa sudah tamat. Tamat. Aku tidak ingin memulainya lagi. Semoga kau pun begitu. Aku hanya bisa berdoa yang terbaik untukmu. Aku berdoa semoga kau bisa mengurangi bahkan meninggalkan kebisaan burukmu. Dan somoga kau sukses dalam pekerjaanmu, bhaiyya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar