Minggu, 21 Agustus 2016

Masih Seperti Dulu

Tetap diam
Dengan posisi yang sama
Tak ada gerakan yang menandai perpindahan
Sekian detik menaiki tangga waktu
Sekian peluh merekatkan tubuh
Masih seperti dulu

Tak ada suara yang memecah keheningan
Tak ada hujan yang membasuh api
Api itu masih terus berkobar
Menyengat seluruh badan
Yang membuat peluh semakin tebal

Tak ada keraguan
Tak ada akhiran maya
Masih seperti dulu
Tetap diam
Dengan peluh sebagai jawaban

Semakin kecil tubuh kokoh itu
Semakin kecil…
Sampai tibalah dia rata seperti tanah
Menyatu dengan bumi
Namun,
masih seperti dulu
Tetap diam dengan api yang terus membakar

Jadilah seperti dia!!
Jadilah seperti lilin menyala!
Walau api membakar tubuhnya,
Ia tetap tegar memberi cahaya
Walau ia akhirrnya akan musnah
Setidaknya,
Ia punya waktu banyak untuk menyala
Dan bermanfaat untuk anda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar